Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki potensi Sumber Daya Perikanan dan Kelautan yang besar. Potensi sumberdaya perikanan Kabupaten Banyuasin mencakup perikanan tangkap (laut dan perairan umum), perikanan budidaya (kolam, tambak dan keramba) yang didukung kondisi geografis dengan panjang garis pantai mencapai 275 km dan dilalui sungai besar seperti Sungai Banyuasin dan Sungai Musi yang dapat menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi Kabupaten Banyuasin.  
Produksi Tahun 2015 Rasio Produksi 

84.791,25

ton

Tangkap 

61.80 %

Budidaya 

38.20 %

 

Sektor perikanan dengan potensi yang cukup besar untuk dikembangkan meliputi usaha perikanan tangkap yang terdiri dari penangkapan di laut dan penangkapan di perairan umum, usaha perikanan budidaya terdiri dari tambak, kolam, dan keramba, dan usaha pengolahan hasil perikanan yang terdiri dari pengeringan/penggaraman, terasi, pengasapan, dan lain-lain

 

Rencana pola ruang untuk pengembangan perikanan budidaya di Kabupaten Banyuasin didasarkan pada potensi sumberdaya alam yang masih luas dan belum dimanfaatkan secara optimal, baik untuk budidaya air tawar, air payau maupun budidaya laut.

     

 

Produksi perikanan tangkap yang paling tinggi berasal dari perikanan tangkap laut, dengan daerah potensi ada di Kecamatan Banyuasin II dan Muara Sugihan.

  Produksi perikanan budidaya didominasi dari budidaya kolam dan tambak. Untuk budidaya air tawar potensinya hampir di setiap kecamatan, budidaya air payau di Kecamatan Banyuasin II, Muara Sugihan, Tanjung Lago dan Makarti Jaya, sedangkan untuk budidaya laut di Kecamatan Banyuasin II. 

Sumber Data:  Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banyuasin | Dianalisa oleh: Forum Pengelola SIMBANGDA Banyuasin Tahun: 2016